Home |  Berita dan Artikel |  Promo |  Paket Kredit |  Brosur Toyota |  Hubungi Kami
Beli Mobil
 
Ready Stock
Grand New AVANZA E M/T Silver
 
Grand New AVANZA G M/T Hitam
 
Grand New AVANZA G A/T Hitam
 
Grand New Veloz 1.3 A/T Hitam
 
Grand New Veloz 1.3 A/T Putih
 
CALYA E M/T ABS Hitam
 
CALYA G M/T Hitam
 
CALYA G M/T Silver
 
CALYA G A/T Putih
 
CALYA G A/T Hitam
 
Innova Venturer Bensin A/T Hitam
 
SIENTA G M/T Putih
 
SIENTA V CVT Putih
 
 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Hubungi Kami
JOKO IRIANTO
Senior Sales Executive

0815 7931 333 (WA)
+62812 1551 5133
2AE00400
irianto.joko@yahoo.co.id
 

Fans on Facebook
 
back
Efek Abu Vulkanis, Mobil Bisa Karatan dan Ngebul

18 Februari 2014
 
 
Jakarta, KompasOtomotif - Dalam hitungan jam, abu vulkanis akibat letusan Gunung Kelud di Kediri, Jawa Timur, Jumat (14/2/2014) dini hari, langsung menyebar ke berbagai daerah sekitar. Bahkan abu menutup kota-kota besar seperti Surabaya, Solo, dan Yogyakarta. Efeknya bukan cuma kesehatan paru-paru manusia, tetapi juga kebugaran mobil.

Iwan Abdurahaman, Section Head of Technical Support Department PT Toyota Astra Motor, memaparkan kepada KompasOtomotif bahwa peristiwa ini sudah pernah dialami banyak konsumen ketika Merapi "batuk" beberapa waktu lalu. Dikatakan, efeknya bukan cuma mengganggu estetika eksterior mobil, melainkan juga "jeroan".

"Waktu Merapi dulu, kami mengirimkan tim khusus untuk investigasi ke sana. Abu Merapi banyak mengandung asam. Untuk kasus Kelud, kami belum dapat contoh material abunya. Tapi mungkin efeknya akan mirip," kata Iwan.

Rawan karat
Yang jelas, lanjutnya, efek abu vulkanis bagi eksterior cukup besar. Dari pengalaman saat peristiwa Merapi, komponen berlapis krom atau yang terbuat dari besi tanpa cat akan rawan karat. Misalkan, komponen gril dan penutup spion. Untuk truk yang belum ada baknya, di bagian knalpot dan besi-besi terbuka lain juga terdapat titik-titik kecil korosi.

"Hal itu kami temukan pada mobil-mobil yang dibiarkan beberapa hari. Ya wajar, kalau sudah terkena bencana, orang sudah tidak memikirkan harta benda. Biasanya mobil ditinggal berhari-hari," ungkap Iwan.

Akan lebih parah lagi jika mobil dipakai dalam kondisi abu vulkanis masih beterbangan. Dikhawatirkan, partikel halus masuk melalui saringan udara dan tembus ke ruang bakar hingga pelumas. "Efeknya memang tak seketika kelihatan, tetapi sedikit lama. Kalau sudah parah, partikel abu yang mengandung silika atau kode partikelnya 'SI' akan menggores piston. Mobil pun bisa ngebul," bebernya.

sumber : otomotif.kompas.com
Sienta 7
CALYA A Wonderful Surprise
Etios Valco
TOYOTA Let's Go Beyond
Akk New Innova teaser
All New Camry
 
Supported by:



 

Copyright © Harga Toyota Jogja